Facebook Me

download untuk Gramedia digital best romance novel

Tour De Museum Part 10 : Museum Bank Mandiri



Sebenarnya sudah berbulan-bulan lalu saya mengunjungi museum bank Mandiri ini namun malas sekali untuk menulis museum paling menyeramkan ini. Cukup berjalan 500 meter dari museum bank Indonesia atau tepatnya di seberang statiun kota museum bank Mandiri ini terletak. Kalau museum Indonesia berupaya menceritakan sejarah Indonesia melalui perekonomian, maka museum bank Mandiri ini adalah sebuah gudang umum. Walaupun sudah berusaha menata dan menambah diorama tetap saja saya merasa seperti datang ke dalam gudang perusahaan, beragam peralatan perbankan dari berbagai jaman dipajang lantai pertama.

Naik ke lantai atas bisa dengan mudah menemukan semua tetek bengek bank Mandiri dari pertama kali mereka berdiri, bahkan foto semua direktur utama dipajang rapi dalam sebuah kamar. Overall memang tidak ada yang begitu menarik dalam museum ini kecuali anda mau uji nyali atau membuat film horor, dengan bangunan yang maha luas maen petak umpet dijamin seru. Bahkan mengeksplore gedung museum ini jauh lebih menarik dari pada isinya, saya bisa leluasa menemukan ruangan-ruangan tersembunyi bahkan tangga menuju gudang lantai atas tanpa sengaja saya temukan. Kalau boleh saya sarankan lebih baik mengunjungi museum bank Mandiri ketika malam hari karena akan jauh lebih seru bayangkan anda terjebak di gedung kuno yang luas, museum mana yang bisa memberikan adrenaline seperti ini, itupun kalau memang buka malam hari.

  
Lantai 2:






Related Post

Lihat Bulan Lebih Dekat Supermoon 2012

Sehubungan dengan adanya hujan bintang kemaren saya terpaksa manyun di lantai dua kosan sampai pukul 2:30 pagi, sayangnya hujan yang diharapkan sama sekali tidak muncul di langit Jakarta dan terpaksa untuk mengobati kekecewaan. Saya pun bermain dengan superzoom Olympus dengan objek sahabat bintang yakni bulan. Ternyata wajah bulan tidak secantik namanya, dan ada perasaan takjub ketika bisa melihat bulan lebih dekat, tentunya untuk orang Indon lebih takjub ketika kawin dan anak lahir dari pada bisa melihat bulan lebih dekat, sekarang anda tahu kenapa tidak ada astronot dari Indonesia.


Related Post

Wish Flower Good Luck...Crystal Keberuntungan yang Buntung



Namanya Wish Flower dari crystal garden, salah satu penemuan ajaib saya di hutan segala ada Gandaria City, sesuai namanya Wish flower good luck ini mampu memberikan keberuntungan tapi sebelum untung saya harus buntung dengan merogoh kocek sebesar Rp 105.000. Keberuntungan memang tidak datang gratis dan tanpa usaha, begitupun Wish Flower ini karena dalam paketnya terdapat beberapa item yang harus kita racik. Buat yang masih penasaran dengan Wish Flower dari crytal garden ini sebenar apa? Sejatinya ini adalah sebuah hiasan atau pernak-pernik untuk menghias meja maupun ruangan. Lalu bagaimana serunya meracik sebuah Wish Flower?


Beberapa bahan yang tersedia dalam paket penjualan, total ada tujuh item. Penggunaan bahan-bahan ini pun sederhana sekali. Tinggal masukan air panas lalu campur bubuk ajaib kemudian aduk sampai rata setelahnya masukan batu setengah bundar. Sisanya tinggal bengong dan amati saja, tapi pertumbuhan kristal ini memakan waktu harian bukan jam! Jika anda benar meraciknya dalam satu minggu sudah akan kelihatan hasil, dibutuhkan 15 hari sampai kristal tumbuh secara sempurna.

Wisf Flower setelah beberapa jam nampak bunga crystal mulai muncul

Setelah 15 hari buang isi air dan mulai nikmati keberuntungan, sayangnya saya lupa untuk memastikan bubuk ajaibnya larut semua. Wish flower good luck tidak berkembang sebagimana mestinya nampaknya keberuntungan saya akan seret..urrgghhh




Nah, setelah 15 hari buka tutupnya dan buang airnya setelah itu kembali tutup. Selanjutnya adalah tinggal menikmati Wish Flower di atas meja kantor atau di dalam kamar, selain dijadikan hiasan, Wish Flower ini bisa menjadi lampu tidur sebab terdapat lampu di bawah tutup botol. Kalau kita tekan tombol di atas penutup botol maka lampu akan menyinari kristal dan memancarkan cahaya temaram dari kristal, sehingga cocok banget jadi teman tidur. 

                                                                            Note:

Salah satu aspek paling penting kalau mau Wish Flower benar-benar berkembang adalah dengan mengunakan air yang sangat panas. Sebab jika hanya menggunakan air panas biasa dari  dispenser, pertumbuhan kristal tidak akan maksimal seperti digambar. Jadi kalau bisa pakailah air yang benar-benar panas tapi jangan mendidih sebab botol kacanya tidak akan kuat dan akan pecah, ingat botol kaca ini ditutup rapat!
Related Post

Tour De Museum Part 9 Museum Zoology Bogor

ini adalah museum yang paling sering saya kunjungi, pertama kali waktu smp atau sekitar 15 tahun yang lalu. Waktu itu kondisi museum ini sangat menyedihkan sudah sepi pengunjung, gelap dan angker pula bahkan pernah ada gosip kalau museum zoology Bogor ini  memamerkan kuntilanak. Memang tidak masuk akal namun berkat gosip murahan ini membuat warga Bogor berbondong-bondong datang, itulah gambaran betapa menyedihkannya museum ini. Namun sekarang pengelola melakukan langkah pintar yakni dengan menyatukan museum ini dengan kebun raya Bogor, sehingga pengunjung kebun raya mempunyai hal baru yang bisa di lihat.   

Langkah ini terbukti efektif pengunjung membludak, museum zoology Bogor satu-satunya museum yang pernah saya lihat padat pengunjungnya. Kendati begitu selama 15 tahun pula museum yang mengawetkan berbagai fauna ini tidak pernah menambah koleksinya, saya tidak melihat perubahan selain letak koleksinya. Dengan kondisi indonesia yang kaya satwa memang tidak masuk akal tapi taktik pengelolaan yang cerdas mampu menyelamatkan nama museum ini dari tempat terangker  menjadi museum paling terkenal di Bogor.

This museum also have great souvenir, sayangnya sedikit mahal untuk keychain berisi hewan ukuran besar seharga 25 ribu dan kecil 15 ribu. Kalau kalian avid fans naturalist mjuseum zoology Bogor  adalah tempat yang wajib di kunjungi, jika sudah puas anda bisa lanjut dengan menikmati kebun raya Bogor. 

Related Post

Danau Istana Bogor

Danau istana Bogor merupakan spot terbaik di Kebun Raya Bogor, god dammit i love this place. Sayangnya taman yang terletak di dalam kebun raya ini,  merupakan favorit kaum alay dan Indon, biasanya mereka bawa tiker terus ngampar sambil bawa rantang lalu makan dan membuang sampah seenak jidat mereka, bahkan ada sampah yang dilempar langsung ke dalam danau. Kalau saya pelototin kaum hina ini, biasanya pura-pura nggak liat dan cuek. Beneran nggak ngerti sama mereka, padahal masuk ke dalam Kebun Raya ini bayar dan tentunya nggak butuh seorang jenius, buat tahu kalau tempat publik seperti ini sudah pasti nggak boleh buang sampah sembarangan. 

Kalau dibilang alay marah, dibilang kampungan ngamuk apa lagi dibilang indon? Tapi kelakuan macam manusia nggak punya otak di taman  sebagus ini saja masih buang sampah sembarangan, apa masih bisa dibilang manusia? Well, cukup sudah, sekarang nikmati saja foto-fotonya. 



 
Related Post

The Shirt Search


We decide it to skip office and stright to mall not only for skip some routine dan stressfull but one of my friends gambon need badly some shirt, i'm kind person who doesnt really care where my shirt come. But for gambon being up dated with some branded shirt is really important, we spinning around for hours in mall and finally found some simple blue shirt on store name pull a bear. Yes its simple and expensive ata the same time...i just wanna said doh! for spend hundred on a shirt. 
Related Post

Candy Shop

Just another colourfull discovery at mall


Related Post

Blog Archive

VIVA ID

Popular Artikel

Total Pageviews

Ini Baru Loh

Dari mana Energi Negatif di Rumah Kamu Berasal?

  Disclaimer Kali ini saya mau bikin rangkaian artikel tentang energi negatif di rumah sebab, punya pengalaman tentang hal ini dan ini ada...

Powered by Blogger.

.

.

Search This Blog

Protected by Copyscape Online Plagiarism Scanner

Subscribe Us

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

About

Newsletter

If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.

Subscribe Us

Facebook